Saturday, December 20, 2014

Natal di Jepang


Universal Studio Japan X-mas Tree


Natal di Jepang..

Sangat berbeda dengan Amerika, orang Jepang merayakan natal tidak religius. Alias tidak ada hubungannya dengan agama Kristen, banyak dekoran pohon natal dan santa claus dimana-mana, tapi tidak ada salib. Mereka tahu siapa itu Santa Claus tapi mereka tidak tahu siapa itu Yesus.

Ketika sahabat KdJ me-like page ini atau membaca blog ini, anda telah masuk teritorial Jepang..

WELCOME TO JAPAN GUYS...

Negara sekuler yang bisa dikatakan rakyatnya tidak mempunyai agama atau bahkan orang radikal dan fanatik bilang negara kafir yang sebagian besar rakyatnya makan daging babi.

Di Indonesia ribut mengucapkan Natal itu HARAM, well di Jepang tidak ada kata haram untuk mengucapkannya guys.



Jadi, bagaimana rakyat Jepang merayakan natal??

Sekali lagi saya tekankan di Jepang, Natal tidak ada sangkut pautnya dengan agama Kristen.

Natal di Jepang sangat komersial, semua mall dan sudut kota penuh dengan hiasan ornamen natal, pohon natal, santa claus dan lampu-lampu illumination.

Natal dirayakan lebih awal sebelum tanggal 25 (awal november sampai akhir desember), karena pada tanggal 25 Desember di Jepang bukan tanggal merah (bukan tanggal libur), jadi pada tanggal 25 mereka tetap masuk kerja dan sekolah.

Banyak orang Jepang pergi ke mall untuk membeli hadiah natal, bercosplay santa claus, dan menikmati lampu elimination.



Pada tanggal 24 dan 25, hidangan menu utama yang wajib adalah AYAM GORENG KFC. ya KFC adalah menu utama di hari natal.. Budaya ini terjadi sejak tahun 1974 ketika KFC promosi produk spesial natal, dan sejak saat itu bagi orang Jepang Hari Natal = KFC.




Tanggal 24 atau malam natal bagi orang Jepang sama seperti Valentine Day. Waktu untuk berkencan, dan menikmati natal bersama sang kekasih. Biasanya pergi ke restoran, beli kue dan hadiah natal buat sang kekasih, menikmati lampu illumination yang romantis yang mungkin berakhir di Love Hotel..

Bagaimanapun juga yang jones, biasanya ngumpul bareng sama teman-teman mereka berpesta natal sampai mabuk.

Natal bagi orang Jepang bukan waktu untuk keluarga, memang berbeda dengan Amerika. Dimana mereka berkumpul bersama keluarga di hari Natal.

Waktu untuk keluarga bagi orang Jepang adalah pada Tahun Baru, dimana mereka pulang ke kampung halaman untuk merayakan Tahun baru bersama keluarga.

Selamat menyambut Natal dan tahun baru guys


from Tokyo Disney Sea Japan
RGKdJ
Follow my instagram @rgkdj