Sunday, August 2, 2015

Shingeki no Kyojin Live Action part 1

Berawal dari cerita lebih dari 100 tahun yang lalu, muncul kyojin (raksasa) yang memburu dan memakan manusia. Manusia yang tersisa membangun tembok raksasa dan hidup dalam damai di dalam sangkar tembok raksasa.

Karakter yang pertama muncul adalah Arumi yang bekerja sebagai tukang. Membuat dan memperbaiki berbagai macam alat. Arumi berlari menemui Mikasa untuk mengajak mencari sahabat mereka Eren. Ternyata Eren berada di sebuah bukit, dan berdiri di atas rudal yang tidak aktif, serta menanyakan kepada mereka, tujuan hidup mereka. 

Arumi berkata. "Tujuan hidup saya, membuat alat yang bermanfaat bagi umat manusia".

Mikasa hanya diam dan tertunduk malu saja, sepertinya Mikasa sudah menyukai Eren dari awal.

Eren berkata, "Saya ingin lihat kehidupan di luar tembok sana, mungkin di sana tempat yang lebih baik daripada di sangkar tembok ini. Mungkin di sana adalah surga"

Sunday, July 12, 2015

One OK Rock Saitama Super Arena 2015

Di depan Saitama Super Arena
Ini pertama kali saya menonton konser One OK Rock, karena baru 1 tahun ini saya menjadi fans dan suka dengerin musik-musiknya. Sebelumnya saya suka Tokyo Jihen, semenjak bubar jadi ga seberapa ngefans sama Japanese Band.

Lagu pertama yang saya dengar dari One OK Rock sih ya,  Where ever you are dan Deeper Deeper, awalnya saya kira ini band Inggris, karena intonasi bahasa Inggrisnya bagus banget tidak seperti orang Jepang.

Ok deh langsung aja sharing cerita pengalaman saya nonton konser One OK Rock 35xxxv Japan Tour Saitama Super Arena 1st day, 11 Juli 2015.

Monday, June 29, 2015

Bekerja illegal di Jepang.

Kebanyakan modus yang digunakan adalah dengan mengajukan visa sebagai turis. Apalagi dengan E-passport memudahkan sekali untuk mendapatkan visa tourist.

Begitu visa di tangan, berangkat sebagai turis (paling lama visa hanya berlaku 3 bulan), kemudian overstay (OS) untuk bekerja.

Atau bisa juga dengan visa keluarga, pelajar dan yang paling banyak adalah visa training (Kenshusei). Tapi setelah visa mereka habis, karena alasan tertentu misalnya target keuangan belum tercapai atau di Indonesia nggak ada kerjaan mereka kabur, tidak pulang ke Indonesia.

Perlu diketahui bahwa dengan status sebagai pekerja illegal sangat tidak nyaman. Tidak dapat menetap (nomaden) dan selalu saja dihantui oleh bayang-bayang petugas imigrasi yang akan menangkap. Tidak jarang, hasil keringat setelah kerja beberapa lama bisa hilang begitu saja untuk menghindari petugas.

Hal terburuk kalau tertangkap, akan masuk penjara, kena denda dan harus dibayar (kurang lebih 300.000 yen), dideportasi dan nama anda masuk blacklist tidak dapat kembali ke Jepang selama 5 tahun.

Bagi yang illegal dan ingin segera pulang satu-satunya cara menyerahkan diri ke kantor imigrasi dan mengajukan "Departure Order System).
Dengan cara ini tidak akan kena denda dan blacklist hanya 1 tahun.
Tapi syaratnya, harus meninggalkan Jepang segera mungkin, yang dulu tidak pernah dideportasi dan tidak ada catatan kriminalitas selama di Jepang.

Bagi yang illegal dan ingin jadi legal, satu-satunya cara Get Married with Japanese people atau mengajukan permohonan visa suaka hukum.

Secara umum seperti itu, saya tidak bisa cerita secara spesifik disini. Bisa seluas samudera nanti tulisan saya.

Jadi saran saya lebih baik cari yang legal saja. Tidur tenang, tidak takut jalan-jalan ke tempat umum, tidak takut digrebek polisi, dll.

Lebih bebas deh. Dan yang penting tidak membuat jelek image negara Indonesia di Jepang.





Sunday, June 28, 2015

Komunitas Orang Indonesia di Jepang

Komunitas Orang Indonesia di Jepang 
Dikelompokkan menurut Status atau Pekerjaannya

  1. Komunitas Pekerja Magang (Kenshusei/Jisshusei)
    Merupakan jumlah terbesar dan terbanyak. Magang terjemahan bebasnya adalah training atau kerja praktek. Jadi jangka waktu mereka dibatasi antara 1-3 tahun saja dan tidak bisa diperpanjang sehingga arus perputaran dan tenaga kerja ini sangat tinggi. Keberadaan mereka umumnya bisa ditemukan dengan mudah di sekitar daerah industri atau kadang di pusat keramaian dan pertokoan elektronik. Tentu saja karena jam kerja yang sangat padat dan hari libur yang terbatas, aktivitas kumpul kumpul ini tidak bisa mereka lakukan secara rutin.

  2. Komunitas Pelajar / mahasiswa
    Kelompok terbesar ke dua mungkin adalah pelajar atau mahasiswa. Sebagian besar diantaranya adalah golongan muda yang mendapatkan beasiswa baik dari pemerintah Jepang maupun swasta dan sebagian lagi adalah para dosen atau pegawai negeri yang mendapat tugas belajar dari instansinya. Dibandingkan dengan kelompok pekerja magang, kolompok ini relatif lebih mudah ditemukan. Kelompok ini merupakan satu satunya yang memiliki perkumpulan atau organisasi tunggal yaitu PPI sehingga aktivitas ataupun keberadaan mereka lebih menonjol dibandingan dengan kelompok lainnya.

  3. Komunitas Pekerja Tetap
    Yang dimaksud dengan pekerja tetap adalah adalah mereka yang bersatatus sebagai pekerja atau karyawan tetap di salah satu perusahaan Jepang atau perusahaan asing. Hampir bisa dipastikan bahwa kelompok ini adalah para pekerja profesional yang memiliki skil tinggi dan sebagian lagi adalah lulusan dari universitas di negara tersebut. Jumlah mereka relatif sangat sedikit.

  4. Komunitas Pegawai Pemerintah
    Terdiri dari para konsul, staff kedutaan, manager BUMN beserta staff seperti BNI dan Garuda.

  5. Komunitas Keturunan Jepang
    Mereka adalah orang-orang yang mempunyai darah keturunan Jepang minimal kakek atau nenek mereka adalah warga negara Jepang. 

  6. Komunitas Spouse Visa
    Merupakan orang Indonesia yang tinggal di Jepang karena menikah dengan penduduk lokal. Jumlah mereka relatif sangat kecil dan sedikit susah ditemukan karena umumnya berbaur dengan penduduk setempat. Kemudian dari segi visa, golongan ini memiliki sedikit keistimewaan yaitu bebas bekerja di bidang apa saja jadi kebanyakan dari mereka berstatus sebagai pekerja tetap. Keistimewaan yang lain setelah mendapat visa permanent resident dan tinggal lebih dari 10 tahun mereka dapat mengajukan permohonan naturalisasi menjadi warga negara Jepang.

  7. Komunitas Pekerja Illegal
    Tidak ada catatan pasti tentang jumlah pekerja ini namun disinyalir jumlahnya cukup besar. Mereka umumnya adalah pekerja magang yang melarikan diri dari pekerjaannya atau tidak mau kembali (melarikan diri) saat visa magangnya berakhir. Tentu saja, dengan status sebagai pekerja ilegal, mereka nyaris tidak bisa menuntut banyak pada pihak perusahaan seperti gaji atau asuransi kecelakaan. Mereka juga tidak memiliki surat atau dokumen resmi apapun yang masih berlaku, sehingga harapan untuk kembali ke Indonesia adalah hanya dengan satu cara yaitu menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Termasuk di komunitas nomer berapakah anda?
-RGKdJ-
di komunitas no 6



Universal Studio Cool Japan 2015

Sambungan dari artikel Universal Studio Japan Harry Potter


15 meter Eren kyojin vs 14 meter Annie kyojin

Universal Studio Cool Japan ini diadakan dari tanggal 23 Januari 2015 sampai 28 Juni 2015.
Disini kita bisa menikmati pengalaman secara nyata (benar-benar riil masuk ke dunia game dan anime), Evangelion, Shingeki No Kyojin, Monster Hunter dan Bio Hazard.

Karena tiket express saya hanya untuk wahana Evangelion 4D dan Shingeki no Kyojin, saya tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard karena malas ngantrinya (kurang lebih 2 jam).

Tapi meskipun tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard, kita masih bisa foto-foto di sekitar wahananya kok.

Saya masuk wahana Shingeki no Kyojin terlebih dahulu karena express ticketnya sudah ada jadwal jam masuk wahana.

DVD The Raid Berandal di Jepang

ザライドGOKUDO

Saya bangga sebagai orang Indonesia.

Saya sedang berada di toko DVD dan melihat urutan rangking penjualan new release DVD bulan ini, dan yang saya lihat adalah…

The Raid Berandal berada di posisi 4 mengalahkan film Jepang Live Action Ao Haru Ride yang berada di posisi 5 bulan ini..

Nah loh Berandal udah berapa tahun yang lalu ya?

DVD originalnya baru saja direlease di Jepang.


Gifu, 28 Juni 2015


Polisi Jepang dimarahi warga sipil

Seorang Warga Sipil (WS) pengguna sepeda di Jepang memarahi Polisi Jepang (PJ) yang sedang bertugas karena merokok di mobil polisi.


Berikut percakapan mereka,