Sunday, May 24, 2015

Kuliner porsi jumbo




Idol Jepang yang jago makan Moeno Azuki, Angelina Sato dan Kinoshita Yuuka kali ini mengajak jalan-jalan ke restoran di Nagoya dan Gifu yang menyediakan porsi SUPER JUMBO.

Restoran pertama, restoran Udon Yoshinoya di Nagoya Shin Sakae dengan menu Kyodai Misonikomi Udon berat 4 kg, harga 3080 yen. Moe dan Kino santap abis.

Restoran kedua, tetap di Nagoya, Restoran Kaizendon Wakasaya dengan menu Tokudai Kaizendon berat 6kg harga 14500 yen. Angelina santap abis, Kino ketiduran.

Tuesday, May 19, 2015

Sampah botol plastik di Jepang

Tempat sampah di Service Area (SA)
Aichi Prefektur
Membuang sampah di Jepang khusus untuk membuang botol plastik, tutup botol dan botol harus dibuka dan dibuang secara terpisah dan tentunya harus dibuang di tempat sampah bertuliskan petto botoru.

Mengapa?

Hal ini  karena bahan botol plastik dan tutup botol berbeda. Berbeda bahannya berbeda pula cara recycle atau daur ulangnya.

Pada umumnya botol plastik terbuat dari Polyethylene Terephthalate (PET, PETE atau polyester).

Sedangkan untuk tutup botol plastik terbuat dari Polypropylene atau Polyethylene.

Monday, May 18, 2015

Budaya membersihkan kelas

Anak kelas 1 SD membersihkan kelas
Sekolah di Jepang tidak memperkerjakan petugas kebersihan.

Yang membersihkan kelas, toilet dan ruangan sekolah yang lain adalah para murid sendiri setiap hari setelah istirahat makan siang atau setelah jam pulang sekolah berbunyi.

Pendidikan moral yang ditanamkan untuk murid menghargai, bertanggung jawab dan melayani kepentingan bersama.

Hal ini mengajarkan supaya murid tidak merendahkan pekerjaan bersih2, karena bersih2 itu adalah sebuah kewajiban.

Membersihkan kelas juga waktu untuk mengobrol bersama teman, bermain dan bersosialisasi sehingga otak tidak terlalu jenuh dan di forsir untuk pelajaran formal.

Sunday, May 17, 2015

Solo Backpacker Ala Mahasiswa

Kisah ini adalah kisah seorang sahabat KdJ bernama Laensugi Rante Tandung yang backpacker seorang diri ke Jepang. 

SOLO BACKPACKER ALA MAHASISWA, banyak jalan menuju Jepang

Osaka Castle
Setelah berpikir panjang, akhirnya saya berpikir ada baiknya pengalaman saya tentang travelling ke Jepang saya bagi ke teman-teman dan mungkin saja ada yang senasib dengan saya dan bisa belajar dari pengalaman saya.

Sebagai seorang mahasiswa dan Japanese holic saya berharap ke negeri ini selama bertahun-tahun. Saya selalu berharap ke Jepang dengan beasiswa dan dalam prosesnya saya telah mencoba 9 beasiswa untuk ke negara matahari terbit ini sayangnya semuanya berakhir dengan kegagalan.
Akhirnya setelah itu saya mulai bertolak arah dan berpikir ‘’pasti ada cara lain ke negara impian saya ini’’ dan mulai dari situ saya mulai menabung kesana.

Setelah hunting tiket pesawat murah akhirnya saya mendapatkan tiket airasia dengan airasia big point seharga 2,6 juta dari Makasar-KL-Tokyo PP.

Friday, May 15, 2015

Kesabaran polisi Jepang

Salut dan hormat buat polisi Jepang.

Polisi Jepang baik dan sabar menghadapi orang mabuk, tidak akan menyentuh atau memukul bila tidak dipukul duluan.

Kalau saya pasti tangan dan kaki saya keluar.

Coba kalau kejadiannya di Indonesia, apa yang akan dilakukan polisi Indonesia ya?

Lihat videonya...

Wednesday, May 13, 2015

Manner pejalan kaki di Jepang

Sumber gambar google
Ketika saya membuka Facebook, terbaca status teman yang dulu pernah study di Jepang dan sekarang tinggal di Indonesia yang kelihatan kesal sekali karena pejalan kaki di Indonesia jalannya lambat sambil lihat BB atau Smartphone mereka.

Seakan-akan pejalan kaki di Indonesia tidak peduli atas pejalan kaki lain yang sedang terburu-buru, terutama di jembatan bus way.

Saya komen, "Ambil jalur kanan saja".

Dan dia menjawab, "Percuma. Orang-orang sini kagak ada yang punya manner kayak disana."

Kembali ke Jepang...

Thursday, May 7, 2015

Ekiben khas Mori Town

Ekiben khas Mori Town

Hujan-hujan begini paling enak ngemil yang hangat-hangat ya Sahabat KDJ...

Heeeemmm jadi ingat waktu ke Hokkaido musim panas tahun lalu, waktu hujan-hujan ngemil ekiben khas Mori Town.

 *Ekiben (Eki Bento) adalah nasi bekal/nasi kotak yang dijual (biasanya) untuk para penumpang kereta api.

Habis beli dua kotak ekiben di Mori Eki (stasiun KA di Mori Town) lalu dengan hati senang saya bawa ke luar dan saya makan di mobil bersama suami saya, kesannya biar lebih romantis begitu, ehem eheemm... Ya iyalah, wong lagi hujan masa mau dimakan diluar mobil.???

Pelan-pelan saya buka bungkus obento-nya, obento-nya mini, kira-kira di dalamnya apa ya.??? Dan... Taraaaaa di sana tergeletak dua ekor cumi-cumi gendut dan warnanya coklat.

Aroma cumi-cuminya pun langsung tercium. Saya sempat komplain waktu itu "Loh kok cuma dua saja, mana bisa kenyang??? Mana coklat lagi warnanya, masa mau sarapan cumi-cumi gendut rasa coklat.???"